Sabtu, 12 Juni 2021

SaLam Ilmu

 

19 Adab Perempuan terhadap Dirinya Sendiri Menurut Imam al-Ghazali

Imam Al-Ghazali dalam kitabnya berjudul Al-Adab fid Diin dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, hal. 442-443) menjelaskan tentang sembilan belas adab perempuan terhadap dirinya sendiri meliputi :

1.         Pertama, berorientasi rumah. Perempuan baik selalu memikirkan urusan domestik dalam rumah tangganya sesibuk apapun aktivitasnya di sektor publik.

2.         Kedua, duduk di dalam rumah dan sebaiknya tidak memanjat-manjat dinding atau dengan menaiki tangga untuk berbicara dengan tetangga.

3.         Ketiga, tidak masuk ke rumah tetangga kecuali keadaan memaksa. Hal ini karena di rumah tetangga itu bisa jadi ada laki-laki yang bukan mahrom.

4.         Keempat, menyenangkan suami bila dipandang. Apabila perempuan merawat dirinya dengan baik serta bertutur kata santun maka suaminya akan senang dan betah berada di rumah.

5.         Kelima, menjaga kehormatan suami bila ditinggal pergi.

6.         Keenam, tidak meninggalkan rumah serta apabila keluar hendaknya tidak mencari tempat yang sepi. Hal ini agar lebih terjamin keamanan dan keselamatannya dari hal-hal yang merugikan diri sendiri, atau buruk secara moral ataupun hukum. 

7.         Ketujuh, menjaga diri dalam memenuhi kebutuhan tetapi menghindari orang-orang yang mengenalnya demi kebaikan diri sendiri.

8.         Kedelapan, mengurus rumah.

9.         Kesembilan, menunaikan shalat dan puasa. Ibadah kepada Allah baik berupa shalat maupun puasa harus dilaksanakan sesibuk apapun.

10.      Kesepuluh, mengoreksi diri sendiri.

11.      Kesebelas, memikirkan agamanya.

12.      Keduabelas, selalu diam. Diam disini bisa dimaknai sebagai sikap tenang dan tidak menimbulkan kegaduhan baik di dalam rumah atau di luar.

13.      Ketiga belas, menundukkan pandangan matanya.

14.      Keempat belas, merasa diawasi Tuhan.

15.      Kelima belas, banyak dzikir kepada Allah SWT.

16.      Keenam belas, taat kepada suami.

17.      Ketujuh belas, menganjurkan suami mencari rezeki yang halal dan tidak menuntutnya berpenghasilan melebihi batas pencapaiannya.

18.      Kedelapan belas, menampakkan sikap malu dan meminimalisasi kata-kata yang tak sopan, bersabar dan selalu bersyukur, bertindak sebagai teladan, menerima keadaan dan kekuatan diri sendiri.

19.      Kesembilan belas, jika seorang teman suami minta diizinkan masuk rumah, sementara sang suami tidak ada, sebaiknya tidak usah dihiraukan dan jangan membiasakan berbicara dengannya, demi menghindari rasa cemburu diri sendiri dan suami.

 

Sumber : 

https://islam.nu.or.id/post/read/107488/19-adab-perempuan-terhadap-dirinya-sendiri-menurut-imam-al-ghazali


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[Sayyidah Aisyah, Pembela Kaum Wanita]

 [Sayyidah Aisyah, Pembela Kaum Wanita] Sayyidah Aisyah adalah perempuan yang sangat cerdas, berwawasan luas, memiliki daya tangkap dan daya...