Senin, 28 September 2020

Kemuslimahan Berkarya

TENTANG WAKTU
oleh: Lutvi Endriyana
 

Tentang waktu
Kisah ini tentang waktu
Jatuh bangun menunggu
Hujan, senja, dan malam menjadi saksi bisu

Untukmu yang hebat
Semoga selalu dikuatkan
Duhai wanita akhir zaman

"Bangkitlah, nanti mahkotamu jatuh", katanya
Pelangi memang tak selalu hadir setelah hujan
Tapi yakinlah
Bahagiamu nampak diujung senja

Duhai makhluk istimewa Tuhan
Melangkahlah
Emansipasi ada pada genggaman
Kepakkan sayap tuk mengangkasa
Menggapai asa mencapai impian

Selagi kaki masih mampu
Jangan terlena sampai membuang waktu
Hanya tuk sekedar menunggu
Karena cerminan dirimu
kan datang pada waktu
Yang tlah tertulis jelas

Duhai sahabatku
Madrasah pertama tuk putra putrimu
Surga berada pada telapak kakimu
Wanita wanita tangguh, yang setia menanti separuh jiwamu


Puisi ini menceritakan tentang waktu, dimana pada jaman sekarang kebanyakan wanita akan terlena dan hanya sekedar menunggu. Menunggu pujaan hati, sang jodoh yang telah tertuliskan. Padahal akan lebih baik jika tidak hanya sekedar menunggu, halu, dan mengharapkan yang paling baik menurut dirimu. Apalagi wanita di jaman sekarang memiliki peran yang setara dengan laki-laki, dimana wanita bebas melakukan sesuatu asalkan masih pada kodratnya. Maka belajarlah dengan sungguh-sungguh, kejarlah mimpi, dan selalu perbaiki diri. Namun jangan berorientasi karena dia, tetapi karena Allah SWT. ‌Sebaiknya pergunakan waktu untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, jika istilah "memantaskan" terdengar terlalu tinggi untuk digapai, agar kelak mampu menjadi isteri dan ibu yang baik dan cerdas, karena Allah akan memberikan yang terbaik, di waktu yang tepat versi-Nya, bukan versi-mu.

‌Seperti telah dijelaskan dalam QS An-Nur ayat 26 :
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga)."



INFO EBOOK
Judul                    : Tentang Waktu
Penulis                 : Lutvi Endriyana
Serial                   : Kemuslimahan Berkarya Vol.5
Link download      click here

"Kemuslimahan Berkarya" merupakan salah satu program kerja Divisi Kemuslimahan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Jenderal Soedirman yang merupakan sarana pengembangan diri anggota putri KMNU Unsoed dan pengurus agar dapat menyalurkan potensi minat dan bakat dalam bidang kepenulisan.

Senin, 10 Agustus 2020

Kemuslimahan Berkarya

DALAM BALUTAN DO'A MUSLIMAH
oleh: Resli April Liani

Malam...
Adalah gelap yang tak pernah abadi
Sepi, sunyi, dan khusyuk
Tepat untuk melantunkan kata
Kepada Yang Maha Kuasa

Kalimat demi kalimat
Meluruh bersamaan dengan air mata
Kian lama kian membasahi kain putihnya

Apa yang ia pinta?
Kecantikan?
Bukan, kataku
Tapi ketundukkan hati dan pandangan
Untuk menempatkannya pada kemuliaan

Apa yang ia mohonkan?
Adalah cahaya kesabaran
Untuk menjadi kilaunya
Dan butiran tasbih menjadi nilai akhlaknya

Mudahkan titianku menuju ridha-Mu
Ungkapnya lirih
Seraya tersendu
Menenggelamkan wajah dalam sujud-Mu


Dalam Balutan Do'a Muslimah merupakan puisi yang bercerita bahwa tengah malam (tahajud) merupakan waktu yang tepat untuk berdo'a. Suasana yang sepi dan sunyi membuat hati akan lebih tenang, pikiran fokus serta lebih jernih sehingga do'a yang dipanjatkan lebih khusyuk kepada Allah SWT.

Khusyuknya do'a yang dipanjatkan akan membuat hati mudah tersentuh sampai-sampai menangis seiring dengan permohonan ampun yang dipanjatkan. Basahnya mukena menjadi saksi bisu betapa tulusnya seorang muslimah berdo'a.

Dalam do'a seorang muslimah, bukan lah kecantikan yang ia harapkan, bukan wajah ayu yang didambakan dan bahkan bukan gaun cantik yang ia mintakan, melainkan lantunan rasa syukur dan sabar yang ia inginkan. Dalam do'a muslimah pula ada sebait keinginan untuk dimudahkan langkahnya dalam menjalankan tugas-tugasnya menjadi seorang muslimah. Melalui sujud dan butiran tasbih di tahajudnya ia ditinggikan derajatnya sebagai seorang muslimah dihadapan Allah SWT.



INFO EBOOK
Judul                    : Dalam Balutan Do'a Muslimah
Penulis                 : Resli April Liani
Serial                   : Kemuslimahan Berkarya Vol.4
Link download      click here

"Kemuslimahan Berkarya" merupakan salah satu program kerja Divisi Kemuslimahan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Jenderal Soedirman yang merupakan sarana pengembangan diri anggota putri KMNU Unsoed dan pengurus agar dapat menyalurkan potensi minat dan bakat dalam bidang kepenulisan.

Senin, 13 Juli 2020

Kemuslimahan Berkarya

RESAH RASA
oleh: Annisa Nurul Hakim
Sedih bila dirasa
Belenggu zaman membabi buta
Mendoktrin muda mudi kaum hawa
Makna "cantik" menuai pro kontra

"Semua wanita cantik" bagai penenang sesaat
Namun kita sadar
Mulut pandai berkata,
seringkali tak sejalan dengan realita

Dunia maya kian mengusik rasa
Menanam insecure dalam jiwa

Kaum hawa dirundung dilema
Fokusnya terpecah
Antara mengukir prestasi atau alis di wajah

Kaum kapitalis mengambil peran
Outer beauty dinomorsatukan
Uang habis tuk beli produk kecantikan
Bersolek telah jadi kebutuhan
Prestasi dinomorduakan
Potensi kurang dilirik
Ruang berkarya kian menyempit

Kini hidup bagai fatamorgana
Wajah nan ayu dengan senyum palsu
Berdalih inilah bahagia
Tanpa sadar hanya menambah luka



Resah Rasa merupakan puisi yang bercerita tentang keresahan yang dialami para perempuan masa kini. Apabila kita menyadarinya, kita akan merasa sedih. Universalitas zaman globalisasi membawa dampak yang cukup signifikan. Salah satunya mendoktrin kaum muda perempuan kaitannya dengan standart kecantikan. Sehingga, menimbulkan pro kontra tentang makna dari kecantikan itu sendiri.

Ungkapan "semua wanita cantik" seperti penenang para perempuan agar menerima diri sendiri apa adanya. Namun, kita semua tahu bahwa realisasi dari ungkapan tersebut sangat sulit. Mulut kita memang bisa dengan mudah mengucapkan ungkapan itu, tapi seringkali antara ucapan dengan realita yang terjadi tidak sinkron.

Dunia maya menambah terusiknya perasaan perempuan. Postingan-postingan yang ada membuat para perempuan kurang percaya diri (insecure) karena terus membandingkan dirinya dengan orang lain.

Hal tersebut menjadikan perempuan dilema. Fokusnya menjadi terpecah, antara dia harus fokus menjadi perempuan yang berprestasi atau perempuan yang sibuk berdandan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa media memiliki peran besar dalam mensugesti para perempuan dengan membuat kecantikan luar seakan dinomorsatukan. Hal ini dilakukan agar para perempuan menghabiskan uangnya untuk membeli produk kecantikan yang dijual. Lama-kelamaan berdandan menjadi suatu kebutuhan. Tentu saja akan banyak menguntungkan pihak tertentu, terutama negara kapitalis. Prestasi bukan prioritas utama, potensi kurang dilihat, dan ruang berkarya semakin sempit.

Oleh karena itu, kehidupan bagai fatamorgana seakan penuh dengan ketidaknyataan. Wajah cantik dengan senyuman palsu terus terpajang di dunia maya. Mereka tidak jujur dengan perasaan yang sedang dialami dan beralasan bahwa bahagianya mereka seperti itu. Mereka tidak sadar bahwa hal yang mereka lakukan hanya akan menambah luka pada dirinya.


INFO EBOOK
Judul                    : Resah Rasa
Penulis                 : Annisa Nurul Hakim
Serial                   : Kemuslimahan Berkarya Vol.3
Link download      click here

"Kemuslimahan Berkarya" merupakan salah satu program kerja Divisi Kemuslimahan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Jenderal Soedirman yang merupakan sarana pengembangan diri anggota putri KMNU Unsoed dan pengurus agar dapat menyalurkan potensi minat dan bakat dalam bidang kepenulisan.

Selasa, 09 Juni 2020

Kemuslimahan Berkarya

BE A FABULOUS MUSLIMAH
oleh: Diyah Hera Abdillah
Assalamu'alaikum muslimah tangguh luar biasa!
Pada kesempatan kali ini, Kemuslimahan Berkarya kembali hadir dengan membawa tema "Be A Fabulous Muslimah". Nah, bagaimana si agar bisa menjadi muslimah yang luar biasa?? Yuk, baca sampai rampung ya girls!

Yang pertama,
Muslimah be Grateful
Seorang muslimah Harus Pandai  Bersyukur. Bersukur atas segala nikmat yang Allah berikan terutama Ni'mat Kesehatan dan Waktu Luang.

Yang kedua,
Muslimah be Smart
Pergunakan waktu 24 jam untuk kegiatan produktif, misalnya dengan mencari ilmu pengetahuan/wawasan/pengalaman untuk bekal kehidupan di dunia dan akhirat.

Yang ketiga,
Muslimah be Good Attitude
Seorang muslimah harus menjaga akhlak/perilaku serta ucapannya. Jangan sampai sebagai seorang muslimah suka menggunjing/menjelek-jelekkan sifat orang lain. Baiknya, bercerminlah terlebih dahulu sebelum kita berbicara.

Yang keempat,
Muslimah be Kind
Berbuat baiklah terhadap sesama. Walaupun manusia beragam suku, adat istiadat, dan agama, hendaknya saling menghargai dan toleransi. Selain itu, kita juga harus berbuat baik kepada semua ciptaan Allah SWT., yakni hewan dan tumbuhan dengan cara merawatnya dengan baik.

Yang kelima,
Muslimah be Strong
Seorang muslimah harus tetap strong dalam situasi apa pun. Tidak boleh menyerah apabila mengalami keterpurukan. Jadikanlah keterpurukan sebagai jeda untuk menambah energi semangat ke tahap menuju kesuksesan. Yakinlah setiap usaha yang kita lakukan, Allah SWT. akan selalu bersama kita.

So, sudah siapkah kita menjadi muslimah yang luar biasa??  =)



INFO EBOOK
Judul                    : Be A Fabulous Muslimah
Penulis                 : Diyah Hera Abdillah
Serial                   : Kemuslimahan Berkarya Vol.2
Link download      click here

"Kemuslimahan Berkarya" merupakan salah satu program kerja Divisi Kemuslimahan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Jenderal Soedirman yang merupakan sarana pengembangan diri anggota putri KMNU Unsoed dan pengurus agar dapat menyalurkan potensi minat dan bakat dalam bidang kepenulisan.

Sabtu, 09 Mei 2020

Harlah KMNU Unsoed

HARLAH KE-5 
KMNU UNSOED

Purwokerto, (15/05) KMNU Universitas Jenderal Soedirman memasuki usia yang ke-5 pada pertengahan Ramadhan 2020. Dalam rangka meramaikan hari lahirnya yang ke-5 tahun, tepatnya tanggal 15 Mei 2020, KMNU UNSOED Kabinet Az-Zubair menyelenggarakan rangkaian kegiatan berikut :

  • Lomba Twibbon, dengan tema "Aku dan KMNU".
  • Lomba Essay, dengan tema "Kegiatan Solutif dan Produktif di tengah Pandemi COVID-19 Bagi Masyarakat".
  • Khataman Al-Quran yang dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2020.
  • Pengajian Online, dengan tema "Istiqomah di tengah Wabah" bersama Gus Sa'dullah, Sekjen LBM PCNU Banyumas dan Staf Pengajar PP Ath-Thohiriyyah Purwokerto. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2020 secara live di akun instagram @kmnu.unsoed.
Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat pemuda-pemudi KMNU Unsoed untuk merayakan hari lahirnya dengan kegiatan-kegiatan positif dan penuh manfaat. KMNU Unsoed juga mengajak KMNU-PT yang lain untuk turut serta berpartisipasi di dalamnya dan menggemakan taggar #IstiqomahMenjagaTradisi sebagai wujud doa agar KMNU Unsoed beserta KMNU-PT lainnya dapat terus dan selalu istiqomah dalam melestarikan tradisi NU.

Selasa, 05 Mei 2020

Kemuslimahan Berkarya

ADA APA DENGAN PUASA RAMADHAN
oleh: Endang Purwati
Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan dan mengandung banyak hikmah yaitu melatih disiplin jiwa, moral, serta untuk mendidik diri agar menjadi orang (muslimah) yang bertakwa. Selanjutnya hikmah puasa juga terangkum dalam QS. Al-Baqarah [2]:183, yang berbunyi:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." 
Dalam ayat ini, Allah SWT. berfirman dengan menggunakan redaksi, “agar kamu bertakwa”. Dengan demikian, ayat tersebut menjadi pedoman bagi umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa untuk mencapai derajat takwa seseorang.

Pada dasarnya, hakikat puasa adalah untuk mengendalikan hawa nafsu atau penguasaan atas kemauan hati. Saat seorang muslimah merasa lapar dan tidak bisa mengontrol hawa nafsunya biasanya akan menjadi sensitif dan mudah marah. Namun buktinya puasa dapat mengontrol hawa nafsu yang berlebihan. Di samping itu, puasa juga dapa melatih kesabaran hati, ketekunan, dan usaha untuk mengendalikan diri muslimah baik dari ucapan (menggunjing) maupun dari perbuatan maksiat.

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dimana keberkahannya tidak hanya sebatas pada urusan akhirat saja, namun juga pada urusan dunia (termasuk kesehatan). Momen puasa Ramadhan merupakan kesempatan terbaik untuk kembali ke gaya hidup sehat karena dengan puasa, seorang muslimah akan dapat menambah kecantikan dari luar dan dari dalam tubuh. Mari kita bahas manfaat efek positif puasa untuk tubuh kita.


PUASA RAMADHAN SEBAGAI SARANA DIET YANG SEHAT

Selama berpuasa, tubuh kita dapat mengontrol Kolesterol. Kolesterol merupakan salah satu jenis lemak yang terdapat dalam sel tubuh manusia.  Fungsi dari kolesterol sebagai pembentuk hormon vitamin D dan beberapa enzim untuk mencerna makanan. Kolesterol juga dapat berasal dari makanan  antara lain goreng-gorengan, daging, otak, jeroan, (usus, hati, ginjal, paru, jantung,) kuning telor, sea food, kacang-kacangan’ selain berasal dari makanan, kolesterol juga diproduksi oleh tubuh kita sendiri.  Kolesterol terbagi menjadi dua yaitu LDL (low-density lipoprotein) atau yang dikenal dengan lemak jahat karena dapat menyebabkan obesitas, obstruksi/sumbatan pada pembuluh darah dapat mengakibatkan penyakit jantung dan HDL (high-density lipoprotein) atau yang dikenal dengan lemak baik karena lemak ini akan membantu membuang kolesterol keluar dari tubuh. Di samping itu juga ada lemak dengan nama trigliserida. Seringkali kita membaca hasil pemeriksaan laboratorium dengan istilah “lemak total”, istilah ini adalah hasil pemeriksaan gabungan antara HDL dan LDL dengan nilai rentang normalnya di bawah 200 mg/dl.

Berkaitan dengan puasa Ramadhan, sebuah penelitian menjelaskan bahwa puasa Ramadhan secara signifikan menurunkan kadar LDL dan meningkatkan kadar HDL. Proses penurunan kadar lemak tersebut dimulai pada pertengahan hingga akhir waktu bulan Ramadhan. Hasil penelitian tersebut juga didukung penelitian lain bahwa responden dengan penyakit diabetes mellitus yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan, mereka mengalami penurunan kadar kolesterol. Penelitian lain dengan menggunakan sampel 30 remaja muda sehat yang menjalankan puasa Ramadhan, menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan HDL selama bulan puasa karena terjadi penurunan konsumsi makanan.

Muslimah cenderung beresiko tinggi  terhadap terjadinya obesitas. Terkait puasa Ramadhan dapat menurunkan berat badan (2 kg selama puasa) dan persentase lemak tubuh serta meningkatkan HDL.  Namun, penurunan berat badan ini akan optimal jika memang selama puasa mengatur jenis makanan yang dikonsumsi, baik ketika sahur atau berbuka. Karena di sebagian riset menjelaskan bahwa puasa Ramadhan justru malah meningkatkan berat badan, alasannya karena tidak ada perubahan gaya hidup khususnya bagaimana mengatur strategi untuk makan yang benar saat sahur dan berbuka.  Puasa Ramadhan selain menurunkan LDL dan meningkatkan HDL, juga dapat menurunkan tekanan darah.  Manfaat lainnya juga dapat menurunkan trigliserid.


PUASA RAMADHAN DAPAT MEMPERCEPAT REGENERASI SEL

Penuaan kulit adalah proses alami yang akan terjadi pada setiap orang. Proses alamiah menjadi tua pada manusia pada umumnya terjadi pada awal dekade ketiga kehidupan manusia dan gejalanya terlihat jelas dengan bertambahnya usia. Munculnya kerutan wajah di usia muda merupakan mimpi buruk bagi seseorang muslimah, bagaimana tidak muslimah pasti selalu ingin terlihat cantik dan anggun ketika dilihat oleh orang lain. Pengaruh hormonal erat hubungannya dengan bertambahnya usia. Proses menua fisiologis lebih jelas terlihat pada bertambahnya usia muslimah, dimana hormon esterogen mulai berkurang sehingga pertumbuhan sel baru akan terhambat sehingga akan terjadi atrofi sel  epitel di kulit (menurunkan ukuran sel epitel di kulit) dan timbul tanda-tanda penuaan pada kulit seperti kulit kering dan elastisitasnya berkurang. Penuaan dini atau Skin Aging dapat terjadi pada siapa saja. Meskipun menjadi tua adalah sesuatu yang harus terjadi, namun usaha untuk mencegahnya tidak pernah berhenti, paling tidak agar muslimah terlihat tidak terlalu cepat tua. Kaitannya dengan puasa ramadhan, bahwa puasa Ramadhan ternyata dapat memperbaharui sel dan sistem kekebalan tubuh khususnya pada sel yang dapat mengendalikan pertumbuhan kanker. Dengan berpuasa sebagai upaya preventif untuk menurukan resiko kanker kulit dan kanker servix (leher rahim).

Ketika tubuh dalam kondisi berpuasa, tubuh akan mengalami metabolisme energi yaitu perubahan zat gizi menjadi energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sisa dari metabolisme tubuh akan disimpan di dalam tubuh , sel ginjal,sel kulit serta dalam bentuk lemak dan glikogen. Cadangan inilah yang akan dibakar menjadi energi, jika tubuh tidak mendapat suplai makanan dari luar. Pada saat puasa, cadangan tersebut akan dipakai sehingga dapat membebaskan ruang tempat penyimpanan dalam tubuh (sel ginjal dan sel kulit) sehingga sel-sel tersebut dapat punyai waktu untuk memperbarui dirinya, peristiwa tersebut dinamakan “Peremajaan atau Regenerasi Sel”. Oleh karena itu tidaklah mengherankan apabila seseorang muslimah yang sering berpuasa kulitnya menjadi segar dan lembut. Peremajaan sel juga akan berpengaruh pada sel-sel urogenital dan alat reproduksi.


KESIMPULANNYA...
Secara umum puasa Ramadhan mempunyai banyak manfaat bagi tubuh diantaranya dapat menurunkan berat badan, kolesterol LDL, trigliserid, meningkatkan HDL serta dapat mempercepat proses regenerasi sel.  Namun, hal tersebut akan berhasil dicapai jika tetap mengontrol pola makan dengan baik (memakan makanan yang bergizi , makan secukupnya jangan berlebihan) saat sahur dan berbuka. Bagi Muslimah yang tengah menjalankan puasa Ramadhan disarankan untuk tetap mengkonsumsi makanan yang secara ilmiah memiliki peran meningkatkan fungsi sistem imun di antaranya semangka, bayam, teh hijau, sweet potato (ubi jalar), dan brokoli. Setelah Ramadhan selesai, muslimah dianjurkan untuk sering  melakukan puasa sunah karena mengandung manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh, hati, dan pikiran.


Sumber :
Sherwood, L. 2012. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Subrata, S. A., dan Dewi, M. V. 2017. Puasa Ramadhan dalam Perspektif Kesehatan: Literatur Review. Jurnal Studi Islam dan Humaniora. Vol.15 (1) Hal:235-256.



INFO EBOOK
Judul                     : Ada Apa Dengan Puasa Ramadhan
Penulis                  : Endang Purwati
Serial                    : Kemuslimahan Berkarya Vol.I
Link download       : click here


"Kemuslimahan Berkarya" merupakan salah satu program kerja Divisi Kemuslimahan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Jenderal Soedirman yang merupakan sarana pengembangan diri anggota putri KMNU Unsoed dan pengurus agar dapat menyalurkan potensi minat dan bakat dalam bidang kepenulisan.

Kamis, 23 April 2020

tak kenal maka kenalan dulu yuk

Pengurus KMNU Universitas Jenderal Soedirman
masa khidmat 2020/2021

Bagan Pengurus KMNU Unsoed 2020/2021
Purwokerto, 18 April 2020

Pembatasan sosial berskala besar tidak menyurutkan semangat Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Jenderal Soedirman untuk melangsungkan reorgansasi. Berbekal aplikasi Zoom, KMNU Unsoed tetap melaksanakan pelantikan pengurus baru dengan tertib. Pengurus KMNU Unsoed masa khidmat 2020/2021 ini dilantik dan diresmikan oleh saudara Wildan Zaki Mubarok selaku Presidium Nasional 1 KMNU.

Kepengurusan KMNU Unsoed masa khidmat 2020/2021 diketuai oleh Adi Kurniawan (PBSI 2017), dengan wakil putra M. Fahrul Umam (Teknik Elektro 2017) dan wakil putri Migy A. Vemanda (IESP 2017).

Berikut struktur kepengurusan KMNU Unsoed masa khidmat 2020/2021 :
  • Sekretaris : Retno A. Wulandari (sekretaris umum) dan Anindha Zulfa Rahmah (staf).
  • Bendahara : Izzati R. Faoziah (bendahara umum) dan Juliana Dewi (staf).
  • Divisi Kaderisasi : diketuai oleh Siti Aisah, dengan staf Eko Septi Wibowo, Ichlasul Amal Makarim, Nelly R. Qurrota Ayun, Siva Nahara Ulya, Kurnia Uswatun Khasanah, Afi Zidni Az-Zukhruf, dan Afina Dwi Ahsanah.
  • Divisi Kajian : diketuai oleh Ilham F. Nurantho, dengan staf M. Firdaus Ramadhan, Nisa Rohmawati Mufrida, Miftahul Jannah, Wiwin Kurniati, dan Tika Meilina Wanti.
  • Divisi PSDM : diketuai oleh Nafa S. Tsaniyah, dengan staf Laras Wijiati, Ruhma Syifwatul Jinan, Floriska Hanifah, dan Faridatul Ilmi.
  • Divisi Kemuslimahan : diketuai oleh Endang Purwati, dengan staf Resli April Liani, Lutfi Endriyana, Diyah Herawati, Dina Puspita, Annisa Nurul Hakim, dan Desi Rizkiani.
  • Divisi Humas : diketuai oleh Wahyu N. Khakim, dengan staf Rian Sulistio, Abdul Aziz, Jamilatunnisa, Siska Noviana Dewi, dan Laelatul Mutmainah.
  • Divisi Ekonomi : diketuai oleh Istiqomah, dengan staf Faiz Riza Rizkulloh, Sandi Haerul Riza, Sholawati Sayyidul A., Lilia Elizar, dan Cantas Raihana.
  • Divisi Media : diketuai oleh Yusuf Afidan, dengan staf Fransis Ariska, Afaf Najibah Kiehl, Ummy Halimatussa'diyah, Ulfa Rahmah, dan Sayla Nada Rahma.
Pengurus KMNU Unsoed masa khidmat 2020/2021 diharapkan dapat istiqomah dalam berkarya dan berkreasi, membuat dobrakan baru untuk KMNU Unsoed sekaligus menjaga dan melestarikan budaya NU.

[Sayyidah Aisyah, Pembela Kaum Wanita]

 [Sayyidah Aisyah, Pembela Kaum Wanita] Sayyidah Aisyah adalah perempuan yang sangat cerdas, berwawasan luas, memiliki daya tangkap dan daya...