19 Adab Perempuan terhadap Dirinya Sendiri Menurut Imam al-Ghazali
Imam Al-Ghazali dalam kitabnya berjudul Al-Adab fid Diin dalam Majmu'ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, hal. 442-443) menjelaskan tentang sembilan belas adab perempuan terhadap dirinya sendiri meliputi :
1.
Pertama,
berorientasi rumah. Perempuan baik selalu memikirkan urusan domestik dalam
rumah tangganya sesibuk apapun aktivitasnya di sektor publik.
2.
Kedua, duduk di
dalam rumah dan sebaiknya tidak memanjat-manjat dinding atau dengan menaiki
tangga untuk berbicara dengan tetangga.
3.
Ketiga, tidak masuk
ke rumah tetangga kecuali keadaan memaksa. Hal ini karena di rumah tetangga itu
bisa jadi ada laki-laki yang bukan mahrom.
4.
Keempat,
menyenangkan suami bila dipandang. Apabila perempuan merawat dirinya dengan
baik serta bertutur kata santun maka suaminya akan senang dan betah berada di
rumah.
5.
Kelima, menjaga
kehormatan suami bila ditinggal pergi.
6.
Keenam, tidak
meninggalkan rumah serta apabila keluar hendaknya tidak mencari tempat yang
sepi. Hal ini agar lebih terjamin keamanan dan keselamatannya dari hal-hal yang
merugikan diri sendiri, atau buruk secara moral ataupun hukum.
7.
Ketujuh, menjaga
diri dalam memenuhi kebutuhan tetapi menghindari orang-orang yang mengenalnya
demi kebaikan diri sendiri.
8.
Kedelapan, mengurus
rumah.
9.
Kesembilan,
menunaikan shalat dan puasa. Ibadah kepada Allah baik berupa shalat maupun
puasa harus dilaksanakan sesibuk apapun.
10. Kesepuluh, mengoreksi diri sendiri.
11. Kesebelas, memikirkan agamanya.
12. Keduabelas, selalu diam. Diam disini bisa
dimaknai sebagai sikap tenang dan tidak menimbulkan kegaduhan baik di dalam
rumah atau di luar.
13. Ketiga belas, menundukkan pandangan matanya.
14. Keempat belas, merasa diawasi Tuhan.
15. Kelima belas, banyak dzikir kepada Allah SWT.
16. Keenam belas, taat kepada suami.
17. Ketujuh belas, menganjurkan suami mencari
rezeki yang halal dan tidak menuntutnya berpenghasilan melebihi batas
pencapaiannya.
18. Kedelapan belas, menampakkan sikap malu dan
meminimalisasi kata-kata yang tak sopan, bersabar dan selalu bersyukur,
bertindak sebagai teladan, menerima keadaan dan kekuatan diri sendiri.
19. Kesembilan belas, jika seorang teman suami
minta diizinkan masuk rumah, sementara sang suami tidak ada, sebaiknya tidak
usah dihiraukan dan jangan membiasakan berbicara dengannya, demi menghindari
rasa cemburu diri sendiri dan suami.
Sumber :






